Alhamdulillah, Akhirnya Berhasil Mendaftar Kartu Prakerja (Sharing)

Setelah puluhan kali atau mungkin sudah ratusan kali gagal mendaftar kartu prakerja, Alhamdulillah akhirnya berhasil juga melakukan verifikasi email, nomor HP dan upload KTP.

Teman-teman yang mendaftar dari hari pertama pasti merasakan perjuangan yang tidak mudah. Menunggu berhari-hari karena jadwalnya diundur. Di hari-hari pertama pendaftaran sampai harus begadang dan terbangun tengah malam demi mendapatkan kartu prakerja.

Bagaimana tidak, awalnya program kartu prakerja dijanjikan pemerintah untuk membantu meningkatkan skill sekitar 2 juta orang pencari kerja agar memiliki pekerjaan yang layak.

Tapi kemudian, diluar dugaan kita semua. Tahun 2020 ini terjadi musibah luar biasa yang melanda hampir seluruh negara. Banyak pekerja yang diPHK sehingga jumlah pengangguran meningkat tajam. Pemerintah pun mengubah kebijakan, semula sasaran hanya 2 juta orang peserta kini menjadi 5,96 juta jiwa.

Sasaran kartu prakerja tidak hanya fokus pada pencari kerja, tapi juga warga negara Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Seperti disampaikan oleh pemerintah bahwa kini banyak keluarga miskin baru akibat PHK dan roda ekonomi berhenti.

Saya juga mengalami dampak pandemi. Profesi tetap saya sebagai guru honorer di sekolah swasta. Kalau bicara nominal, jelas tidak seberapa tapi tetap dijalani karena itu bagian dari pasion saya.

Untuk menutupi kebutuhan hidup, yang secara matematika angkanya jauh di atas honor sebagai guru, saya membuka usaha offline dan online. Usaha offline di antaranya membuka warung outdoor, perlengkapan Pramuka, sewaan alat kemping dan jasa wisata Garut. Usaha online yang saya lakukan adalah ngeblog, bikin video youtube tentang Pramuka dan jasa pembuatan website.

Semua usaha offline dan online saya anjlok. Usaha offline tutup total, sementara pendapatan dari usaha online turun lebih dari 60 persen. Tapi masih beruntung saya tinggal di desa. Terdampak tapi masih survive dengan bisa mencari tanaman di kebun orangtua.

Oleh karenanya, saya mencoba daftar kartu prakerja. Begini ceritanya..

Alhamdulillah, Akhirnya Berhasil Mendaftar Kartu Prakerja

Saya pertama kali mencoba daftar kartu prakerja pada Sabtu, 11 April 2020 sekitar pukul 20.30 WIB. Saya tidak menyangka sedikitpun kalau pendaftarannya akan menguji kesabaran. Berkali-kali membuat akun sampai larut malam tak kunjung berhasil. Kesulitan yang saya alami ternyata dialami juga oleh ribuan pendaftar lain yang curhat ke akun Instagram @prakerja.go.id.

Hampir mau nyerah aja, tapi dalam hati masih penasaran. Akhirnya pada Minggu, 12 April 2020  pagi saya nyoba lagi bikin akun di website prakerja.go.id.

Ternyata, percobaan kali ini berhasil. Pada saat verifikasi email sebetulnya di layar komputer masih minta kirim ulang, tapi saya langsung coba login dan berhasil masuk. Padahal sebelumnya muncul keterangan "Periksa kembali email/ kata sandi kamu".

Kalau bahasa Sunda-nya, saya 'atoh' alias gembira karena sudah berhasil login kartu prakerja. Namun, kegembiraan tidak berlangsung lama. Pendaftaran kembali mentok di proses verifikasi nomor KTP dan tanggal lahir.

Dicoba lagi, lagi dan lagi akhrnya berhasil lanjut ke tahap isian data diri. Pada tahapan ini saya mengisi nama lengkap, alamat sesuai KTP, memilih opsi provinsi, kabupaten dan kecamatan; memilih opsi jenis kelamin, pendidikan dan status kebekerjaan. Pengisian data dan pilihan opsi Alhamdulillah lancar jaya.

Kemudian upload foto KTP asli dan swafoto sambil memegang KTP asli. Eeh, pas diklik Lanjutkan muncul pesan gagal upload KTP. Kali ini saya nyerah untuk kedua kalinya, tapi tidak nyerah permanen karena masih penasaran. "Masa daftar aja gak bisa?"

Tutup website dan buka situs yang lain-lain.

Pada Minggu malam, 12 April 2020 sekitar pukul 18.30-an saya ingat lagi pada pendaftaran kartu prakerja. Penasaran, dicoba login lagi.

Alhamdulillah, bisa upload KTP dan swafoto serta verifikasi nomor HP. Sampai akhirnya bisa menyelesaikan 18 soal tes dalam waktu 25 menit.

Alhamdulillah, Akhirnya Berhasil Mendaftar Kartu Prakerja [Sharing]

Sampai proses ini saya anggap pendaftaran sudah berhasil. Tinggal menunggu hasil tes motivasi dan kemampuan dasar. Ditunggu sampai jadwal pengumuman gelombang 1 tanggal 17 April 2020, tidak ada. 'Nasib' saya tidak jelas, apakah lolos atau gagal.

Update: Ternyata, hasil tes gelombang 1 tidak terkirim padahal di dasbor prakerja sudah muncul "Tes kamu sudah berhasil dikumpulkan dan akan segera kami evaluasi".

Mencoba ikut seleksi gelombang 2, setelah mengisi soal tes ada Masalah Gelombang Tidak Ditemukan. Tapi sekarang sudah bisa gabung ke gelombang 2 dan sedang menunggu evaluasi. Mudah-mudahan berhasil lolos.

Yang mengalami kesulitan mendaftar kartu prakerja ternyata bukan hanya saya. Di Instagram @prakerja.go.id banyak pendaftar yang complain karena sulit banget mendaftar. Mungkin pengalaman mereka tidak jauh beda dengan apa yang saya rasakan.

Dan mungkin juga masih banyak di antara mereka yang sampai saat ini belum mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar. Saya do'akan semoga segera lancar.

Saran saya, jangan putus asa. Terus mencoba, yakin bisa. Urusan lulus atau tidak, itu bukan wilayah kita. Berdo'a saja semoga Allah SWT memberikan yang terbaik.

Mudah-mudahan kita semua lulus mengahdapi musibah ini. Jika lulus, kisah hari ini akan menjadi kenangan manis esok hari. Kuncinya tabah dan jangan menyerah.
Husni Cahya Gumilar Guru sekolah swasta dan pendiri Garut Adventure. Hobi ngeblog dan mendaki gunung. Pada akhir 2019 mulai tertarik mengembangkan channel di YouTube.

Belum ada Komentar untuk "Alhamdulillah, Akhirnya Berhasil Mendaftar Kartu Prakerja (Sharing)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel